DEPARTEMEN

Pada tahun 2014, salah satu departemen di FEMA IPB yakni Departemen SKPM menyelenggarakan program kelas internasional yakni dengan membuka 2 (dua) kelas matakuliah yang menggunakan bahasa Inggris dan diikuti oleh mahasiswa asing. Departemen SKPM berkesempatan untuk mengikuti salah satu program pertukaran mahasiswa yang diselenggarakan IPB dan Sophia University di Jepang. Program pertukaran mahasiswa ini dikenal dengan istilah SAIMS yang merupakan kependekan dari Sophia AIMS Program. Program ini merupakan suatu program transdisiplin yang berfokus pada pembangunan manusia. Konsep dari program ini adalah mengumpulkan mahasiswa-mahasiswa di Asia Tenggara dan Jepang untuk belajar bersama di program-program studi yang berbeda dengan menggabungkan keilmuan alam dan sosial.

Mekanisme program pertukaran mahasiswa dengan Sophia Univeristy ini adalah apabila dari IPB mengirim 1 mahasiswa (KPM), maka Sophia University akan mengirim 2 mahasiswa. IPB menanggung biaya akomodasi, biaya kuliah,  transport dari dan ke Bandara, dan biaya hidup. Tiket PP ditanggung Sophia University. Mahasiswa IPB yang ke Sophia University, bebas dari biaya tiket pesawat PP, visa, akomodasi, dan biaya kuliah.  Mahasiswa dari Sophia University sebagian besar dari ilmu sosial. Sophia University baru tahun ini masuk dalam AIMS, dan sangat berminat mengikuti perkuliahan di KPM. Antara pihak Sophia University (Dr. Takeshi Ito dan Tim) dan Dept. KPM FEMA IPB, menyepakatimenawarkan tiga mata kuliah dalam program exchange studentdengan Sophia University. Nama mata kuliah tersebut adalah: Sosiologi Pedesaan (Rural Sociology), Gender dan Pembangunan (Gender and Pembangunan), dan Ekologi Manusia (Human Ecology). Dengan demikian dalam program SAIMS ini terdapat 2 program besar yang diselenggarakan Departemen SKPM, yakni mengirim mahasiswa KPM ke Sophia Universitydan membuka kelas internasional untuk ketiga mata kuliah yang ditwarkan tersebut.

Dalam rangka memilih mahasiswa yang akan dikirim ke Sophia University, dilakukan proses seleksi bagi mahasiswa-mahasiswa yang memenuhi persyaratan berupa IPK di atas 3,00 dan memiliki nilai TOEFL minimal 550. Adapun bagi mahasiswa yang akan mengikuti kelas internasional di KPM, persyaratan TOEFL-nya lebih rendah menjadi 450. Selain persyaratan tersebut, persyaratan administratif dapat dilihat di http://www.sophia.ac.jp/eng/admissions/ exchangeprograms/application_info/application_dates.

Pada tahun 2014 ini terdapat 1 orang mahasiswa Departemen SKPM atas nama Tyagita yang dikirim sebagai perwakilan mahasiswa S1 KPM untuk belajar selama 1 semester di Sophia University. Tyagita diberangkatkan pada bulan Oktober 2014 dan dijadwalkan akan pulang pada bulan Januari 2015. Adapun mahasiswa Sophia University yang mengambil mata kuliah di Departemen SKPM juga berjumlah 1 orang yakni Yunosuke Takeishi. Hingga saat iniYunosuke telah mengikuti perkuliahan dan ujian di tiga mata kuliah, yakni: Sosiologi Pedesaan, Gender dan Pembangunan, dan Ekologi Manusia. Perkuliahan dan ujian untuk ketiga mata kuliah tersebut dilaksanakan dalam bahasa Inggris.

E-KATALOG

Kepakaran Dosen FEMA IPB

FEMA NEWS

FEMA IPB Terima Kunker Pemda Kabupaten Pali Rangka Implementasi DDP
Tindaklanjuti Program DDP di Kolut, Dinas PMD : Tahun Ini 119 Desa di 14 Kecamatan akan segera dieksekusi
Wujudkan percepatan pembangunan provinsi kalimantan timur, FEMA IPB University dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Timur Tekan penandatangan kerjasama Terkait Data Desa Presisi
Galeri Innovasi FEMA

Moment

Fakultas Ekologi Manusia-IPB University