FEMA didirikan pada 2 Agustus 2005, namun organisasi FEMA dibentuk pada bulan Januari 2006. Sejak tahun 2006 berbagai program FEMA mulai dilaksanakan. Berdasarkan pembentukan organisasi FEMA, maka pada bulan Januari 2018, FEMA genap berusia 12 tahun. Perjalanan 12 tahun telah memberikan pengalaman yang sangat baik bagi FEMA dan 3 departemen yang berada di bawah FEMA. Walaupun usianya belum genap 2 dekade namun, FEMA telah memberikan kontribusi penting bagi pendidikan di IPB. FEMA adalah satu-satunya fakultas di Indonesia yang mendidik mahasiswa untuk menjadikan mereka sebagai pemimpin yang memperjuangkan dan membangun kualitas sumberdaya manusia yaitu memiliki kualitas kesehatan dan gizi yang sangat baik. FEMA juga mendidik para lulusannya untuk memiliki jiwa keberpihakan terhadap lingkungan, keberdayaan petani, nelayan, peternak dan masyarakat sekitar hutan.


FEMA mendidik mahasiswa untuk menjadikan mereka sebagai pemimpinn yang peduli untuk membangun karakter anak, meningkatkan kesejahteraan keluarga serta membangun konsumen yang bijak dan cerdas. Beberapa capaian FEMA yang sangat penting adalah sebagai berikut: semua program studi sarjana, master, doktor telah terakreditasi “A”. Capaian ini merupakan tonggak penting bagi kehadiran FEMA di tanah air. Capaian akreditasi ini juga menjadikan FEMA sebagai fakultas yang sejajar dengan fakultas lainnya di IPB. Capaian kedua adalah terakreditasinya tiga jurnal ilmiah yang dipublikasikan oleh Departemen di bawah naungan FEMA.


Capaian ini memberikan modal dasar bagi FEMA untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik. Sebagai lembaga pendidikan, FEMA akan mampu merekrut calon mahasiswa yang lebih baik dengan menawarkan program studi yang telah terakreditasi. Dengan terakreditasinya tiga jurnal ilmiah memberikan sinyal kepada para peneliti dan berbagai perguruan tinggi bahwa FEMA memiliki reputasi yang baik sebagai rujukan nasional dan internasional mengenai studi studi komunikasi dan pengembangan masyarakat, gizi masyarakat, dan studi keluarga dan konsumen. Capaian akreditasi program studi dan jurnal ilmiah ini akan menjadi pendorong FEMA untuk tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik dalam 5 tahun kedepan, sebagai Fakultas Ekologi Manusia yang semakin membumi dan mendunia. FEMA harus mengorganisasikan semua sumber daya yang ada di fakultas dan departemen untuk bekerja bersama-sama mencapai tujuan yang telah disepakati bersama. Salah satu dokumen penting untuk dijadikan acuan ke arah mana FEMA akan tumbuh dan berkembang adalah
dokumen perencanaan strategis 2018-2023. Penyusunan perencanaan strategis ini akan menjadi landasan perkembangan FEMA 5 tahun kedepan.

Penyusunan perencanaan strategis ini didasarkan kepada Pancasila
sebagai dasar negara, Undang-undang Dasar Republik Indonesia, Undang-undang Pendidikan Tinggi, Undang-undang Pendidikan Nasional, dan Rencana Strategis Jangka Panjang IPB 2019-2045, serta Rencana Strategis FEMA 2014-2018 serta capaian-capaian FEMA selama 5 tahun.

Perencanaan strategis diawali dengan menyampaikan tinjauan kritis tentang isu-isu strategi yang memengaruhi FEMA. Isu-isu strategi ini merupakan faktor luar yang secara langsung maupun tidak langsung akan memengaruhi FEMA dalam mencapai tujuan-tujuannya dan sekaligus akan mengarahkan FEMA untuk mengatasi isu-isu tersebut sebagai bagian dari kontribusi pendidikan tinggi dalam mengatasi masalah bangsa. Setelah menyampaikan isu-isu strategis, dilanjutkan dengan mengemukakan sumberdaya FEMA dan capaian-capaian FEMA dalam lima tahun terakhir. Selanjutnya akan dikemukakan Visi, Misi, Tujuan FEMA, Analisis SWOT, dan Perencanaan Strategis. Bagian akhir akan mengemukakan Program
Kerja berdasarkan Perencanaan Strategis yang telah disusun.

Renstra FEMA tahun 2018-2023 dapat di download di sini

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*