Dosen Mengabdi: Pulang Kampung Terapkan Inovasi IPB dalam Pemberdayaan PKK Kampung Kajanan, Buleleng, Bali

Dok. Tim SAN IPB University
Lurah Kampung Kajanan I Ketut Sudarsana, S.Sos. (ketiga dari kanan), ketua tim dosen pulang kampung IPB University 
Dr. Ir. Siti Amanah, M.Sc. (keempat dari kanan) bersama anggota PKK dan pegawai Kelurahan Kampung Kajanan berfoto
bersama seusai acara pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat, dosen pulang kampung IPB University, di Kelurahan
Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (20/6/2022)

Organisasi kemasyarakatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran strategis dalam pembangunan. Dalam melaksanakan sepuluh Program Pokok PKK, diperlukan dukungan pemerintah, peran serta seluruh elemen masyarakat, kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, dan media. Keberadaan PKK sangat mendukung terwujudnya keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera. Sebagai sebuah lembaga sosial yang senantiasa berhadapan dengan berbagai kebutuhan keluarga yang bervariasi, PKK memerlukan pengetahuan, wawasan, kemampuan baru yang relevan dengan tantangan revolusi industri 4.0 yang oleh IPB University salah satunya ditawarkan melalui inovasi Agro Maritim 4.0. 

Program Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB University melalui Dosen Mengabdi skim Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) ini merupakan suatu bentuk kontribusi dosen kepada kampung halamannya. Melalui pengabdian masyarakat oleh Dospulkam ini maka kebermanfaatan IPB University dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas. Lebih lanjut, diharapkan melalui kerjasama antara PKK sebagai suatu lembaga kemasyarakatan, pemerintah desa/kelurahan dan dosen mengabdi, maka tujuan pembangunan nasional dapat diwujudkan. Dalam konteks pembangunan berkelanjutan (SDGs), setidaknya Tujuan SDGs Pertama (no poverty), tujuan SDGs Kedua (no hunger),
tujuan SDGs Ketiga (good health and wellbeing) dapat dicapai. Dari sisi luaran kegiatan, LPPM IPB University mensyaratkan Dospulkam dapat mempublikasikan makalah ilmiah dan berita populer dari kegiatan pengabdiannya di kampung halaman. 

Tim Dospulkam dengan topik Peran PKK dalam Kewirausahaan Sosial untuk Kesejahteraan ini terdiri atas Dr. Siti Amanah sebagai Ketua Tim yang berasal dari Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat dan Dr. Yayuk Farida Baliwati dari Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, IPB University. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali.

Lokakarya dan ToT (Training of Trainer) mengenai kewirausahaan sosial kepada PKK. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 20 Juni 2022. Ada pun tujuan dari lokakarya dan ToT ini adalah untuk meningkatkan wawasan Pengurus dan Anggota PKK, kader, dan staf kelurahan terkait mengenai PKK dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas hidup keluarga, perilaku hidup bersih dan sehat, gizi berimbang serta komunikasi informasi untuk mendukung usaha anggota PKK.

Lokakarya dan ToT Dospulkam tersebut diikuti oleh 35 peserta (di luar Tim Pelaksana Dospulkam). Peserta terdiri atas Pengurus Inti PKK, Anggota PKK, Ketua Lingkungan, kader PKK, sekretaris PKK dari Kampung Bugis (tetangga Kelurahan Kampung Kajanan). Turut hadir dalam lokakarya dan ToT tersebut sekretaris lurah, Kasie Pembangunan, pegawai kelurahan Kampung Kajanan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LMD), dan beberapa Tokoh Masyarakat setempat.

Lokakarya dan ToT diawali dengan pemutaran video mengenai inovasi IPB dan video mengenai inovasi Kelurahan Kampung Kajanan. Acara diawali sambutan Lurah Kampung Kajanan I Ketut Sudarsana, S.Sos. Lurah menyampaikan apresiasinya melalui pernyataan berikut, “Saya selaku Lurah Kampung Kajanan sangat mendukung kegiatan dosen pulang kampung dari IPB University ini, dan kami berharap semoga kegiatan ini ada
keberlanjutannya. Sehingga masyarakat sejahtera melalui kewirausahaan sosial yang diharapkan akan terwujud”. Ujar Lurah Kampung Kajanan yang saat ini sedang menempuh pendidikan magister administrasi publik.

Materi lokakarya mengenai kewirausahaan sosial, pemberdayaan dan prinsip komunikasi efektif disampaikan oleh Dr. Ir. Siti Amanah, M.Sc. Ketua Tim Dosen Pulang Kampung tersebut yang sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEMA IPB University mengatakan bahwa melalui pemberdayaan dan peran PKK diharapkan kesejahteraan keluarga meningkat (lahir dan batin). Pada akhirnya, masyarakat yang mandiri dan berdaya dapat terwujud. Selain itu, diharapkan dengan pemberdayaan ini kelestarian lingkungan bisa terjaga. Hal itu tentunya seiring dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals, SDGs).

Selain itu, dikemukakan pula pendekatan sekolah lapang dapat diadopsi bagi PKK untuk memungkinkan berbagi pengalaman antar pengurus, anggota PKK, kader dan pelaku UMKM Kelurahan Kampung Kajanan. Komunikasi efektif antar pihak dapat memperlancar tercapainya tujuan PKK. Karenanya, dalam komunikasi antar pihak harus dipastikan, pesan atau pun informasi yang disampaikan dapat dimaknai secara tepat. Peserta melakukan game sederhana secara berkelompok mengenai praktik nilai-nilai kewirausahaan yang dapat diaplikasikan di PKK.

Berikutnya Dr. Ir. Yayuk Farida Baliwati, M.S., pakar ketahanan pangan dari Departemen Gizi Masyarakat IPB University sekaligus Anggota Tim Dospulkam menyampaikan materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta tips memilih menu makan sehari-hari yang sehat dan benar. “Empat sehat lima sempurna, itu jargon lama, dan sudah tidak relevan lagi”, ujar Dr. Yayuk. Kini, menu sehat adalah menu B2SA: Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman”. Semakin beragam menu makanannya, maka semakin lengkap kandungan gizinya; bergizi artinya makanan harus mengandung zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan zat gizi mikro (vitamin); seimbang artinya jumlah pangannya sesuai dengan kebutuhan, kelompok pangan serta waktu makan; dan aman adalah makanan yang bebas dari bahaya zat kimia, fisik, dan biologis.

Pada sesi gizi berimbang, Dr. Yayuk mengundang peserta untuk menilai bersama menu yang dikonsumsi pada acara lokakarya dan ToT tersebut. Dari exercise evaluasi menu tersebut, peserta sangat terkesan dikarenakan memperoleh pengetahuan dan pengalaman barumengenai betapa pentingnya, keseimbangan kandungan zat-zat gizi dalam pangan yang dikonsumsi. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam menjaga asupan pangan yang merupakan kunci hidup sehat, seperti pepatah: “you are what you eat.”

Tidak hanya belajar bagaimana mengembangkan kewirausaan sosial serta bagaimana kader PKK dapat menyusun menu gizi berimbang untuk dikonsumsi keluarga sehari-hari, para peserta lokakarya dan ToT juga mendapatkan materi terkait bagaimana membuat tulisan serta mempromosikan produk melalui media konvensional dan digital. Dalam paparannya mahasiswa Program Doktor dan Program Magister Komunikasi Pembangunan Peminatan Ilmu Penyuluhan Pembangunan (PPN) IPB University, Metha Madona, S.Sos., M.I.Kom dan Prayogo, S.Kom menjelaskan bagaimana membuat tulisan yang baik. Tulisan yang baik adalah tulisan yang mengundang orang untuk membacanya. Selain itu, disampaikan juga kiat mempublikasikan tulisan, baik melalui media konvensional seperti brosur, leaflet atau dengan menggunakan media sosial, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, Twitter, serta YouTube. 

Kegiatan lokakarya dan ToT diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Hal tersebut tampak dari semangat dan keaktifan semua peserta dari awal sampai akhir kegiatan. Sekretaris PKK Kampung Kajanan Ibu Nurjannah yang hadir mewakili Ketua PKK Kampung Kajanan mengatakan bahwa “meski pun para kader PKK Kampung Kajanan mempunyai kemampuan dalam pengolahan bahan pangan yang memadai, namun masih sangat terbatas waktu untuk berkiprah di PKK, menyusun menu seimbang, dan kemampuan dalam membuat konten di media. Diharapkan setelah mengikuti lokakarya ini, ilmu yang didapatkan bisa diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga bisa
terwujud kesejahteraan keluarga dan masyarakat seperti yang diharapkan”.

Kegiatan lokakarya dan ToT ditutup Pak Lurah dan Ketua Tim Dospulkam. Pasca Lokakarya dan ToT akan dilaksanakan pendampingan oleh Kader setempat dengan arahan Tim Dospulkam. Tim Dospulkam IPB University di Kampung Kajanan didukung oleh Tenaga Kependidikan Fakultas Ekologi Manusia IPB University yakni Sri Apriwani, S.Pi dan Dewi Uswatun Khasanah, S.TP. Selain melibatkan mahasiswa Pascasarjana, mahasiswa Program Sarjana juga turut serta terlibat, yakni M. Ilhan Bazlin dan Dinah Nur Ramadhan. [pgo-san]

Dok. Tim SAN IPB University
Ketua tim pengabdian masyarakat dosen IPB University di Kelurahan Kampung Kajanan Kecamatan Buleleng, Kabupaten
Buleleng, Bali, Dr. Ir. Siti Amanah (berdiri) menyampaikan materi pemberdayaan PKK, kewirausahaan sosial dan
kesejahteraan, Senin (20/6/2022).

Dok. Tim SAN IPB University

Lurah Kampung Kajanan I Ketut Sudarsana, S.Sos. (kanan), Sekretaris PKK Kelurahan Kampung Kajanan Ibu Nurjannah
(kedua dari kanan), bersama ketua tim dosen mengabdi dosen pulang kampung IPB University Dr. Ir. Siti Amanah, M.Sc.
memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan dosen mengabdi dosen pulang kampung IPB University di Kelurahan
Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Senin (20/6/2022).

Anggota tim PKK dan pegawai Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tampak antusias
mengikuti kegiatan berkelompok untuk mengaplikasikan ide kreatif pembentukan UMKM baru yang diadakan oleh dosen
IPB University dalam program dosen mengabdi dosen pulang kampung, Senin (20 Juni 2022).

#SDGs

No Responses