Era Baru The 6th Connection: Angkat Kearifan Lokal Lewat Jelajah Virtual

Setiap tahun, Himpunan Mahasiswa Peminat Ilmu-ilmu Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (Himasiera), Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar acara besar tahunan bertajuk Connection. Pada gelarannya yang keenam, Connection mengangkat konsep baru yang dikemas menarik di tengah situasi pandemi.

The 6th Connection 2020 kali ini mengangkat tema Global Synergy of Local Wisdom for New Normal Era, membawa visi untuk mengajak anak muda agar ikut membangun desa dan menjaga kearifan lokal Indonesia. Salah satu caranya, yakni dengan mengadakan kegiatan eksplorasi desa berbasis pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Kasepuhan Ciptagelar, Sukabumi, Jawa Barat, dipilih menjadi Kampung Adat yang diangkat kearifan lokalnya pada The 6th Connection 2020. Dalam acara puncak yang diadakan secara virtual, tim The 6th Connection akan meliput langsung obrolan para narasumber dari IPB dan Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar.

Terbagi menjadi 3 rangkaian acara

Tak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya, acara The 6th Connection 2020 terbagi menjadi 3 rangkaian acara besar, yakni perlombaan fotografi dan vlog, virtual exhibition, dan ditutup dengan live streaming bertajuk ‘Exclusive Talk & Live Report from Kasepuhan Ciptagelar‘. Acara pertama, The 6th Connection dibuka dengan perlombaan Vlog and Photography yang bertajuk ‘Reswara Competition’. Perlombaan ini terbuka untuk umum. Sehingga siapapun dapat mengasah kreativitas dan saling berkompetisi.

Pameran virtual pertama dengan tema kearifan lokal

Karya-karya yang telah terkumpul, kemudian dipamerkan dalam virtual exhibition yang tersedia pada official website The 6th Connection. Yang menarik, virtual exhibition ini merupakan pameran virtual pertama yang mengangkat tema kearifan lokal. Layaknya berkunjung ke pameran seni pada umumnya, pengunjung virtual exhibition dapat melihat-lihat karya foto dari peserta lomba Reswara dan ikut menyumbangkat vote untuk mendukung calon pemenang. Virtual exhibition ini berlangsung dari 4 Oktober hingga 9 Oktober 2020.

Ditutup dengan Live Streaming dari Kasepuhan Ciptagelar dan sederet narasumber ternama. Rangkaian acara terakhir adalah live streamingExclusive Talk & Live Report from Kasepuhan Ciptagelar’ yang akan diadakan Sabtu, 10 Oktober 2020. Acara ini akan menyajikan obrolan antara narasumber dari IPB University dengan perwakilan dari Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar sebagai salah satu desa wisata di Jawa Barat yang terkenal dengan kearifan budaya lokal.

Tak hanya itu saja, The 6th Connection juga akan mengundang 3 narasumber kenamaan, yakni Karin Novilda, Yoyo Yogasmana, dan Gede Robi Supriyanto.Karin Novilda atau biasa dikenal dengan Awkarin, dikenal sebagai persona yang dapat meng-influence kalangan milenial. Di akun YouTube-nya, ia pernah mengeksplor daerah-daerah pedalaman di Indonesia. Adalah #KelanaKarin, konten yang dikenal berisi rekam jejak perjalanannya mengenal lebih jauh adat dan budaya lokal. Ada pula Yoyo Yogasmana, pemangku adat sekaligus juru bicara di Kasepuhan Desa Ciptagelar. Sosok yang kerap disapa Kang Yoyo ini merupakan juru bicara dan tokoh penting pembangunan di desanya, sehingga dianggap bisa menceritakan dan merepresentasikan kehidupan masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar itu sendiri.

Selain itu, turut hadir Annas Rajid Syarif. Direktur Layanan Komunitas PB Aman atau Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ini akan membahas cerita Kasepuhan yang berhasil mengembangkan teknologi, tetapi tetap mempertahankan keaslian adat istiadat dan budayanya.Terakhir, Gede Robi Supriyanto. Ia adalah seorang musisi dan aktivis lingkungan yang sering menyuarakan isu-isu lingkungan di Indonesia. Lewat bermusik, ia menyerukan perjuangan pelestarian lingkungan kepada para pendengar, berharap alam Indonesia tetap terjaga. Bagaimana, teman kumparan, menarik bukan? Bagi kamu yang penasaran dengan acaranya, bisa mengunjungi sosial media The 6th Connection di bawah ini, ya. Youtube: Himasiera Instagram: connection_ipbTwitter: connection_ipbTiktok: connection_ipbLINE: @726yihslWebsite: The 6th Connection

Era Baru The 6th Connection: Angkat Kearifan Lokal Lewat Jelajah Virtual (2)

sumber : https://kumparan.com/

Kelas Pengabdian 3.0 BEM FEMA

Minggu 11 Oktober 2020 BEM FEMA telah mengadakan Kelas Pengabdian 3.0 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus Samisaena, Pengurus Dermaga Mimpi, Magang Sospemas BEM FEMA, dan mahasiswa umum. Acara ini bertemakan “Membangun Desa dengan Data Presisi”

Acara ini dimulai dengan pembukaan oleh MC, pembacaan tilawah, sambutan ketua pelaksana, sambutan ketua BEM FEMA, penyampaian CV moderator yaitu Kak Rudiansyah (Ketua Departemen Sospemas BEM FEMA Kebinet KINI), serta penyampaian materi oleh pembicara yakni Bapak Dr. Sofyan Sjaf, S.Pt, M.Si (Wakil Kepala LPPM IPB dan Sosiolog Pedesaan) dan dilanjut dengan sesi diskusi oleh peserta. Selanjutnya pemberian cenderamata dan sertifikat kepada pembicara dan moderator. Acara ditutup dengan foto bersama dan do’a.

Bina Desa Ngariung Carita Jilid 2

Minggu, 30 Agustus 2020 HIMAIKO IPB mengadakan kegiatan Bina Desa.

Kegiatan tersebut dilakukan secara online di WhatsApp Group ini dengan tema “Manajemen Keuangan Keluarga di Era New Normal”.   Pembicara utama kegiatan ini adalah Dr. Irni Rahmayani Johan, SP, MM selaku Dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB.  Peserta kegiatan ini adalah seluruh anggota whatsapp group Bina Desa Cibanteng ini untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan ini Dr. Johan menyampaikan berbagai strategi dalam pengelolaan keuangan keluarga disertai tips dan trik pengelolaan keuangan di masa pandemi covid-19.

——————————————————————————————————————–
-Membumi dan Mendunia-
📧 fema@apps.ipb.ac.id
🌐 fema.ipb.ac.id
☎️ +62 819 5912 5955
📷 ipbfema

penulis : Asy Khofsah, S.KPm

KONTRIBUSI FEMA UNTUK NEGERI : Kawal Ekonomi Indonesia bersama Badan Perlindungan Konsumen Nasional

Dr. Megawati Simanjuntak, SP,Msi dilantik menjadi Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), di Kantor Kementrian Perdagangan, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020.

Dr. Megawati dilantik bersama dengan 19 anggota lainnya oleh Agus Suparmanto, Menteri Perdagangan  RI. Beliau dilantik secara offline di Kantor Kementrian Perdagangan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Sejak tahun 2005, Dr. Megawati sudah mendedikasikan diri dan pengetahuannya tetang keluarga dan konsumen di FEMA, IPB. Selain mengajar, beliau juga aktif di berbagai oganisasi, pengabdian masyarakat, dan penelitian. Sebelum terpilih dan dilantik menjadi komisioner BPKN, beliau telah dinobatkan menjadi Dosen Berprestasi Tingkat Nasional bidang sosial Humaniora.

sumer : kemendag.go.id

——————————————————————————————————————–
-Membumi dan Mendunia-
📧 fema@apps.ipb.ac.id
🌐 fema.ipb.ac.id
☎️ +62 819 5912 5955
📷 ipbfema

Penulis : Asy Khofah, S.KPm.

DUKUNG SDG’S, BEM FAKULTAS PERTANIAN DAN BEM FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA IPB BERKOLABORASI DENGAN IBEMPI GELAR KOMPETISI BERSKALA NASIONAL

Kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia (BEM FEMA) dan Fakultas Pertanian (BEM FAPERTA) yang didukung oleh Munas Rakernas IBEMPI (Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Pertanian Indonesia) menghasilkan sebuah kegiatan perlombaan esai dan poster bernama AE-COM 2020. Kegiatan ini merupakan event perlombaan berskala IPB yang awalnya berbasis offline. Kondisi pandemi ini tidak menyurutkan semangat panitia sehingga AE-COM ini tetap diadakan dengan konsep online bahkan berskala nasional. Walaupun terselenggara secara online, partisipasi peserta AE-COM 2020 berasal dari berbagai universitas bahkan di luar Pulau Jawa.

AE-COM 2020 merupakan singkatan dari Agriculture and Ecologist Competition yang mengambil konsep dari kedua fakultas penyelenggara yaitu Pertanian dan Ekologi Manusia. Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu Eco-Agriculture for Suistainable Development Goals 2030, kegiatan ini mengusung pencapaian tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDG’s) 2030. Partisipasi peserta berasal dari 20 universitas di Indonesia, kemudian diseleksi menjadi finalis 10 besar untuk setiap cabang lomba. Masing-masing menyuarakan ide dan pemikirannya terkait bagaimana bidang pertanian dalam arti luas ini dapat dioptimalkan sehingga dapat mencapai poin SDG’s. Secara tidak langsung, para peserta diminta untuk dapat melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda, menganalisis penyebab, kemudian mengemukakan ide atau gagasan kreatif dengan penjabaran berbasis ilmiah dalm bentuk esai dan poster. Selain itu, AE-COM 2020 ini dapat menjadi pengisi kegiatan positif dan produktif di saat-saat “Work from Home” ini.   AE-COM 2020 dibuka pada 23 Februari 2020 dan ditutup pada Minggu, 23 Agustus 2020 sebagai tahap presentasi dan pengumuman pemenang via online menggunakan platform Zoom Meeting. Kegiatan dihadiri oleh ketua BEM kedua fakultas, Dekan FEMA yaitu Bapak Prof. Dr.Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc, para dewan juri, pengisi acara berupa Stand Up Comedy, serta para 10 besar finalis setiap cabang lomba dari berbagai universitas seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Padjajaran, dan lain-lain.  AE-COM 2020 mendapat tanggapan positif dari Dekan FEMA dalam sambutannya. Selain itu, komentar positif juga didapatkan dari finalis  seperti “Acaranya luar biasa ga nyangka, acara perlombaan online bisa sebegitu kerennya” ujar Suden salah satu finalis lomba esai.


-Membumi dan Mendunia-
Web : fema.ipb.ac.id
IG : femaipb
WA : +62 819-5912-5955

Tosca Berbagi

20 Agustus 2020 Bem FEMA mengadakan Tosca berbagi yang diberikan kepada 11 mahasiwa yang membutuhkan.

Tosba merupakan salah satu program dari Departemen Kesmah BEM FEMA dalam rangka berbagi kepada mahasiswa FEMA.

Tosca Berbagi biasanya diadakan sebelum masa ujian datang dalam bentuk amunisi untuk mengisi semangat teman teman FEMA. Namun kali ini, Tosba hadir dalam bentuk yang berbeda. Tosca Berbagi hadir dalam bentuk bagi bagi sembako untuk membantu mahasiswa FEMA yang masih berada di Bogor karena suatu kendala. Semoga sembako tersebut bisa bermanfaat bagi teman teman yang menerimanya ☺️.

Dosen Mengabdi (LPPM IPB)

AGROEDUTOURISM
Dari Dan Oleh Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2020 Dr. Siti Amanah, Dosen Dept. Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, IPB telah melakukan kegiatan Dosen Mengabdi dengan tema “Agro-edutourism dari dan oleh masyarakat” di Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Kegiatan Dosen Mengabdi merupakan salah satu tonggak penting pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, Pengabdian Masyarakat. Kegiatan ini merupakan kesempatan yang diberikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB) kepada seluruh dosen IPB untuk terlibat dan membagikan pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki kepada masyarakat sesuai kepakarannya.  Melalui kegiatan dosen mengabdi, diharapkan masyarakat dapat terbantu menemukan solusi atas persoalan terkait pertanian dalam arti luas, pengembangan usaha, pembangunan lingkungan dan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas hidup.

Kelurahan Situgede, Kecamatan Bogor Barat terletak tidak jauh dari pusat kampus IPB Dramaga. Jarak tempuh Kelurahan Situgede dari Kampus IPB Darmaga melalui jalan alternatif adalah berada sekitar 4.6 km dan sekitar 6.7 km jika ditempuh dari Jalan Raya Darmaga.  Kegiatan Dosen Mengabdi tersebut dilaksanakan secara tatap muka dengan menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19, dan dihadiri oleh Perwakilan dari Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani, Kelompok UMKM dan Jajaran Perangkat Kelurahan. Kegiatan Dosen Mengabdi dengan tema Agro-edutourism dari dan oleh masyarakat ini dilakukan karena melihat potensi yang dimiliki oleh Kelurahan Situgede seperti adanya KWT, Posdaya, Poktan, UMKM, dan Pokdokan yang dapat dimanfaatkan secara baik.

Siti Amanah menyampaikan bahwa agroeduwisata dari dan oleh masyarahat merupakan sebuah aktivitas positif yang dapat dilakukan masyarakat dalam mengelola usaha pertanian dan sumber daya alam lainnya menjadi bahan belajar atau sumber pengetahuan yang didukung dengan pemandangan atau aktivitas untuk “leisure” atau hiburan. Kegiatan Agro-edutourism akan terlaksana jika masyarakat sebagai Pengelola Usaha mempunyai komitmen, motivasi, kemampuan, ada penggerak, ada mitra kerjasama, dan mampu membangun sistem.  Usaha Agro-edutourism berjalan dengan baik bilamana masyarakat Situgede membangun sistem, marketing dan promosi, kerjasama dan sinergi, serta melakukan perbaikan terus menerus dan evaluasi.

Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Situgede (Kartini Wulandari, SSos) menyampaikan sangat mendukung Program LPPM tersebut, terlebih Kelurahan Situgede mempunyai keunggulan dari segi pemandangan alam, berada dekat dengan Kawasan Hutan Percobaan CIFOR serta dimilikinya komunitas petani dan kelompok usaha pengolahan makanan khas Bogor seperti dodol talas dan keripik berbahan baku singkong. Selain itu, ada juga kelompok usaha kerajinan lampu hias dari bahan sterefoam, sepatu, dan kreasi lainnya. Oleh karenanya, kegiatan dosen mengabdi sangat relevan dengan kebutuhan kelurahan beserta masyarakatnya, untuk menggerakkan kembali agroeduwisata berbasis masyarakat yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Kelurahan Situgede dan sekitarnya. 

Tiga intisari materi dosen mengabdi yang disampaikan Siti Amanah:

(i) agroeduwisata merupakan sarana edukatif mengenai pengelolaan sumber daya pertanian untuk usaha pertanian dari hulu sampai hilir. Dalam hal ini, pertanian sebagai sebuah sistem dapat dikelola tidak semata untuk memproduksi pangan, namun juga untuk kebutuhan sosial budaya dan dapat memberikan manfaat ekonomi. Alam beserta potensi yang dimiliki merupakan aset yang perlu dikelola manusia secara bijak agar dapat memberikan manfaat bagi kehidupan yakni: pendidikan, hiburan, jasa lingkungan, dan juga ekonomi.

(ii)  kemampuan individu, keluarga, kelompoktani, dan masyarakat setempat sangat menentukan bagaimana sumber daya yang dimiliki dapat memberikan manfaat atau nilai tambah. Diperlukan kerja sama dan kerja bersama di dalam masyarakat, sebagai modal sosial yang sangat diperlukan agar agroeduturism dapat  terkelola dengan baik.

(iii) dukungan pemerintah sangat diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan usaha agroeduturism dengan baik. Investasi swasta yang dapat mendukung agroeduturism oleh masyarakat merupakan keharusan, misalnya dalam bentuk: model dapur home industry pengolahan talas yang dapat menjadi praktik/magang siswa. Hal ini dapat dibantu Pemerintah Kota Bogor untuk menyambungkan UMKM Kelurahan Situgede dengan dunia usaha yang tepat.

Beberapa contoh usaha masyarakat terkait Agro-edutourism disampaikan pula pada sesi Dosen Mengabdi tersebut, di antaranya Ecovillage Baraya Desa Bandungan Ciawi Kabupaten Bogor yang menyinergikan upaya pelestarian lingkungan dengan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Di masa Pandemi, Ecovillage tersebut sempat memanen ikan yang ditanam di saluran air lingkungan setempat. “Lumbung Lauk Pauk” yang dicanangkan berhasil menjadi unggulan komunitas setempat. Salain itu di desa yang berdekatan dengan Kelurahan Situgede, ada Desa Cikarawang yang mempunyai GAPOKTAN yang aktif mengembangkan usaha ekonomi produktif berbasis pertanian, yakni GAPOKTAN Mandiri Jaya. Masyarakat Kelurahan Situ Gede dapat bekerja sama dengan masyarakat desa sekitar dalam mengembangkan Agroeduwisata.

Seusai penyampaian materi, diskusi dilaksanakan bersama masyarakat, disertai Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Situ Gede berdiskusi terkait materi dan juga membahas langkah-langkah tindak lanjut untuk mengembangkan agroeduturism Kelurahan Situgede.

Catatan penting dari hasil diskusi adalah:

1. Diperlukan upaya pengembangan kapasitas pengolah makanan dari talas dan singkong  dalam Pemasaran Produk hasil olahan UMKM. Hal ini termasuk diperlukannya Pelatihan untuk Pemuda/i serta Kader Kelurahan Situgede dalam Pemasaran Online

2. Peserta Dosen Mengabdi sangat mengharapkan ada Pendampingan masyarakat oleh program LPPM, yakni ada mahasiswa KKNT yang dapat ditempatkan di Kelurahan Situgede, Program Bina Desa, dan penguatan kelembagaan masyarakat dan penataan kawasan, agar agroeduturism Kelurahan Situgede semakin berkembang dengan tetap menerapkan nilai-nilai lokal. 

3. Untuk memenuhi harapan warga agar ada pemuda/i Kelurahan Situgede dapat mengenyam kuliah di IPB, diperlukan penyiapan putra putri warga Situgede dari motivasi belajar, prestasi, serta dukungan keluarga dan lingkungan.

5. IPB diharapkan dapat menjembatani keterhubungan antara Kelurahan dengan Kelembagaan/organisasi terkait yang dapat mendukung kebutuhan warga dan masyarakat terutama berkenaan dengan sumber daya untuk mendukung agroeduwisata dari dan oleh masyarakat, misalnya dengan Kementerian UMKM, Kementerian KLHK, Kementerian Perikanan dan Kelautan, PSDA, dan BUMN.

Kegiatan Dosen Mengabdi ditutup oleh Sekretaris Kelurahan Situgede. Diharapkan Kelurahan Situgede sebagai wilayah dapat berkembang menjadi destinasi agroeduwisata yang memberikan manfaat bagi segenap pihak. Pendampingan merupakan salah satu aspek yang diharapkan dapat dilakukan oleh IPB melalui program yang relevan dan juga oleh Pemerintah Kota serta Swasta.

—‐—————————————————————————————————————-
-Membumi dan Mendunia-
📧 fema@apps.ipb.ac.id
🌐 fema.ipb.ac.id
☎️ +62 819 5912 5955
📷 ipbfema

Penulis : Dr. Siti Amanah
penyunting teks : Asy Khofsah, S.KPm

Siera Peduli: Penyaluran Bantuan ke Desa Neglasari

Siera Peduli merupakan salah satu kegiatan sosial dari Himasiera yang bertujuan untuk membantu sesama. Kegiatan ini berupa pengumpulan donasi bagi masyarakat yang tertimpa musibah, kemalangan dll.
Kegiatan ini telah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Penyaluran bantuan ini telah dilaksanakan pada hari Senin, 17 Agustus 2020 bertempat di Desa Neglasari.

Kegiatan ini dihadiri oleh pihak Himasiera dalam hal ini diwakili oleh anggota divisi HRD dan Comdev sebagai penyalur bantuan serta masyarakat RW 06 Desa Neglasari.

Penyaluran Bantuan ini berupa uang tunai yang selanjutnya diberikan dalam bentuk sembako kepada pihak perwakilan Desa Neglasari.

Kegiatan Siera Peduli ini diharapkan mampu meringankan beban hidup masyarakat di Desa Neglasari dan kepada seluruh donatur dan pihak yang mendukung kegiatan ini kami ucapkan terima kasih.

Firli Nurfadilla
: 0895636599716
Line: nurfadillaf

——————————————————————————————————————–
-Membumi dan Mendunia-
📧 fema@apps.ipb.ac.id
🌐 fema.ipb.ac.id
☎️ +62 819 5912 5955
📷 ipbfema

penulis : Asy Khofsah, S.KPm