Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

Suatu pemahaman baru terhadap masyarakat pedesaan sedang dibutuhkan, seiring dengan perubahan di pedesaan dan perkotaan, baik di dalam Indonesia maupun dalam ranah global. Menyadari terdapat masih adanya ketimpangan, maka realitas sosial tersebut perlu didalami secara kritis. Yaitu memahami struktur kesenjangan, diikuti upaya menuju keadilan melalui pengembangan masyarakat. Jaringan hubungan semua pihak akan dijalin melalui hubungan setara dengan aksi komunikatif.

Departemenisasi yang berjalan dengan proses cukup panjang pada akhirnya dapat menetapkan departemen baru di IPB beserta mandatnya yang akan diemban pada masa mendatang. Salah satu departemen yang di-tetapkan yakni Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM). Benih kehadiran departemen ini mulai ditanam pada tahun 1947, yakni saat didirikannya Faculteit voor Landbouwwetenschappen (Fakultas untuk Ilmu–ilmu Pertanian) dengan dua jurusan yaitu jurusan pertanian dan kehutanan. Fakultas ini semula bernaung dibawah Universiteit Van Indonesia. Benih ini mulai bertunas pada tahun 1960 yakni saat didirikannya Fakultas Pertanian-Universitas Indonesia dengan tiga departemen, yakni Departemen Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, Departemen Pengetahuan Alam dan Departemen Kehutanan. Pada 1 September 1963, Institut Pertanian Bogor berdiri, Departemen Sosek mulai berkembang secara mantap dan pasti. Pada tahun 2005 Departemen Sosek terbagi menjadi beberapa departemen seiring proses departe-menisasi kebijakan IPB dan salah satunya adalah departemen KPM.

Departemen KPM IPB dibentuk untuk pengembangan keilmuan yang mampu ”mengintegrasikan” sejumlah orang dari kelompok Ilmu-Ilmu Sosial dengan latar belakang cabang ilmu yang berbeda dan dengan ”membawa” beberapa aktivitas pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat dari departemen yang sebelumnya ada. Oleh karena itu departemen ini dibentuk berdasarkan keragaman personal dan aktivitas yang berbeda sehingga pada tahap awal pem-bentukan departemen ini secara filosofis ”ditopang” oleh mazhab keilmuan yang beragam. Dalam departemen ini dibangun suatu proses komunikasi antar orang, keilmuan, dan antar-mazhab (paradigma) keilmuan untuk membentuk dan membangun suatu departemen dengan landasan filosofis yang tegas dan berwatak.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Institut Pertanian Bogor Nomor: 001/K13/PP/2005 Tanggal 10 Januari 2005, mandat Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (KPM) Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB.

MAYOR S1

Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

MINOR S1

  1. Komunikasi
  2. Pengembangan Masyarakat
  3. Ekologi Politik
Share this:print Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakatemail Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakatfacebook Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat10google Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat0stumbleupon Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat0twitter Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat10diggit Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakatreddit Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat0