Dengan memperhatikan strategi dan program di atas, maka tahapan-tahapan penjaminan mutu yang akan ditempuh adalah sebagai berikut:

2014: Tahap Pemantapan Sistem

Tahap pemantapan sistem merupakan tahapan finalisasi proses pembenahan sistem manajemen internal yang saat ini sudah berlangsung. Hal yang penting dalam tahap ini antara lain penyiapan dokumen dan aplikasi untuk proses sertifikasi ISO 9001:2008 semua departemen. Tahap ini merupakan tahap untuk menjamin bahwa seluruh POB dapat berjalan dengan baik. Selain itu, penyempurnaan SIM Fema akan dilakukan sehingga mampu berfungsi juga sebagai instrumen data base. Pemantapan sistem ini merupakan langkah penting sebagai prasyarat internasionalisasi.

2015: Tahap Pemantapan Jejaring dan Substansi

Tahap pemantapan jejaring dan substansi merupakan tahap lanjutan atas rintisan kerjasama internasional yang saat ini sudah dilakukan. Pada tahap ini seluruh MOU dan MOA dengan institusi luar negeri akan ditindaklanjuti dengan rencana implementasi, khususnya yang menyangkut program kerjasama double degree. Tahap ini hendak memastikan bahwa seluruh inisiasi kerjasama internasional dapat berjalan dengan baik. Sementara itu dalam kaitan kerjasama internasional pemantapan substansi merupakan tahapan penting untuk mempertajam substansi kerjasama sehingga kerjasama dapat menghasilkan sesuatu yang penting bagi pengembangan FEMA. Namun demikian pemantapan substansi juga diperuntukkan bagi upaya pengarusutamaan pertanian. Pada tahap ini klaster riset FEMA diharapkan sudah berjalan. Proses knowledege managementakan diupayakan sehingga hasil-hasil riset dapat didayagunakan untuk kepentingan advokasi kebijakan maupun sumbangan pemikiran strategis FEMA untuk pembangunan nasional.

2016: Tahap Pemantapan Internasionalisasi

Tahap pemantapan internasionalisasi merupakan tahap implementasi seluruh rencana kerjasama internasional. Tahap ini merupakan tahap hilir dari proses internasionalisasi. Hal yang ditargetkan adalah dapat dibukanya kelas internasional untuk berbagai strata secara bertahap maupun program double degree.

2017: Tahap Pemantapan Reputasi

Dengan tahap internasionalisasi dilalui makan secara otomatis reputasi FEMA akan terus meningkat. Pada tahap ini reputasi akan terus dimantapkan dengan berbagai program manajemen reputasi. Meningkatnya reputasi akan sangat penting bagi peningkatan kualitas input  mahasiswa, peningkatan jumlah mitra kerjasama, prospek lulusan, serta peningkatan peran dalam advokasi kebijakan.

2018: Tahap Pemantapan Pengarusutamaan Pertanian

Tahap ini merupakan tahap penting dalam mewujudkan visi IPB 2014-2018. Sebagai bagian dari IPB, maka FEMA memiliki tanggung jawab untuk mendukung terwujudnya visi tersebut. Dengan capaian reputasi yang sudah didapatkan pada tahapan sebelumnya, maka peran Fema sebagai penggerak prima pengarusutamaan pertanian dapat dijalankan. Disinilah posisi FEMA IPB akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh publik karena mampu mendorong menguatnya posisi pertanian dalam pembangunan nasional.

Bentuk Kegiatan

Pada tahun 2014, FEMA mendapatkan perpanjangan ISO 9001:2008 dan mengajukan perluasan layanan yang berstandar ISO tingkat departemen. Layanan tersebut mencakup layanan administrasi dan layanan proses belajar mengajar. Beberapa layanan yang telah terstandar ISO 9001:2008 adalah:

  1. Pembuatan Surat Keputusan Mengajar
  2. Pelayanan Legalisir
  3. Pelayanan Surat Rekomendasi Beasiswa
  4. Pelayanan Surat Keterangan Masih Kuliah
  5. Pelayanan Surat Kehilangan
  6. Pelayanan Surat Undangan Sidang Komisi
  7. Pelayanan Permohonan Data Lulusan dan Mahasiswa Aktif
  8. Pelayanan Surat Mengundurkan Diri
  9. Pelayanan Drop Out
  10. Pelayanan Surat Keterangan Lulus
  11. Pelayanan Cuti Akademik
  12. Pelayanan Aktif Kembali
  13. Pelayanan Permohonan Pengajuan Visa