Penandatanganan MoU Kerjasama FEMA dengan KPAI di bidang Perlindungan Anak


Kamis, (16/03) dilaksanakan penandatanganan MoU kerjasama antara Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Penandatanganan Perjanian Kerjasama tersebut langsung oleh Dekan FEMA IPB, Dr. Arif Satria, dan Ketua KPAI, Dr.H. M. Asrorun Niam Sholeh, M.A.

Kerjasama yang dijalin yaitu pada bidang perlindungan anak, merupakan bidang yang relevan dengan pengembangan ilmu di Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK). FEMA IPB, khususnya Departemen IKK, sebagai institusi Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat turut memiliki andil dalam upaya perlindungan anak sebagaimana yang menjadi perhatian utama KPAI.

Adapun ruang lingkup kerjasama yang dilakukan yaitu dalam hal: 1) pencegahan dan penanganan tentang perlindungan anak; 2) sosialisasi tentang perlindungan anak; 3) pertukaran informasi terkait perlindungan anak; dan 4) memperluas jejaring dan kemitraan dibidang perlindungan anak. Adanya kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan perlindungan anak.

Reporter: Nurhanna Mutoharoh

Editor: Mahmudi Siwi

Penandatanganan MoU Kerjasama FEMA dengan KPAI di bidang Perlindungan Anak


Kamis, (16/03) dilaksanakan penandatanganan MoU kerjasama antara Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Penandatanganan Perjanian Kerjasama tersebut langsung oleh Dekan FEMA IPB, Dr. Arif Satria, dan Ketua KPAI, Dr.H. M. Asrorun Niam Sholeh, M.A.

Kerjasama yang dijalin yaitu pada bidang perlindungan anak, merupakan bidang yang relevan dengan pengembangan ilmu di Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen (IKK). FEMA IPB, khususnya Departemen IKK, sebagai institusi Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat turut memiliki andil dalam upaya perlindungan anak sebagaimana yang menjadi perhatian utama KPAI.

Adapun ruang lingkup kerjasama yang dilakukan yaitu dalam hal: 1) pencegahan dan penanganan tentang perlindungan anak; 2) sosialisasi tentang perlindungan anak; 3) pertukaran informasi terkait perlindungan anak; dan 4) memperluas jejaring dan kemitraan dibidang perlindungan anak. Adanya kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan perlindungan anak.

Reporter: Nurhanna Mutoharoh

Editor: Mahmudi Siwi

Minat Peserta Klinik Menulis FEMA IPB Melonjak Tajam

Rabu (1/3), FEMA IPB menggelar pertemuan perdana ‘Klinik Menulis’ artikel populer angkatan keempat yang dihadiri hampir 100 mahasiswa. Klinik Menulis merupakan kegiatan pelatihan dan pembinaan menulis artikel populer bagi mahasiswa IPB. Sama seperti angkatan sebelumnya, pelatihan dan pembinaan ini dilakukan secara berkesinambungan dan langsung diinstruksi oleh Dekan FEMA IPB, Dr. Arif Satria, serta Dr. Sofyan Sjaf, dosen Departemen SKPM, pada angkatan keempat ini. Target dilaksanakannya pelatihan ini adalah publikasi artikel mahasiswa di media massa.

Disamping itu, ada yang berbeda dari Klinik Menulis angkatan keempat dibanding sebelumnya. Minat mahasiswa dalam mengikuti pelatihan kali ini meningkat drastis dari sekitar 15-20an mahasiswa menjadi hampir 100 mahasiswa. Menurut Dr. Arif Satria, ini merupakan hal baik karena akan semakin banyak ide-ide mahasiswa IPB yang dapat disampaikan ke masyarakat luas. Dr. Arif Satria menambahkan, selama ini mahasiswa sering mengadakan diskusi-diskusi seputar urusan publik yang hanya dinikmati oleh civitas kampus saja.

Pada pertemuan perdana ini, Dr. Arif Satria juga memotivasi peserta untuk meningkatkan percaya diri dan kemampuan menulis, serta membocorkan kunci-kunci menulis artikel populer, mengawali materi teknik-teknik menulis artikel populer yang akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya (nhm).

Editor: Mahmudi Siwi

Mahasiswa FEMA IPB Kunjungi DPR dan KPK

Rabu (23/11), Komisi IV DPR RI menerima kunjungan sebanyak lebih dari 70 mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB. Hadir Wakil Ketua Komisi IV, Daniel Johan, SE dan Viva Yoga Muladi, M.Si serta beberapa jajaran anggota Komisi IV yaitu H. Oo Sutisna, SH; Ono Surono, ST; Susi Marleny Bachsin, SE, MM; Ir. Ichsan Firdaus, Ir. KRT H. Darori Wonodipuro, MM; Hj. Kasriyah; Drs. I Made Urip, M.Si; Ir. Azhar Romli, M.Si; dan H. Fadly Nurzal, S.Ag untuk melakukan diskusi dengan mahasiswa. Komisi IV secara khusus mengelola bidang pertanian, kelautan dan perikanan, kehutanan dan lingkungan. Bidang-bidang ini merupakan sektor strategis di Indonesia dan merupakan inti keilmuan di IPB. Dalam waktu yang bersamaan, hampir 100 mahasiswa FEMA IPB lainnya mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendengarkan Kuliah dan berdiskusi dengan Wakil Ketua KPK, Laode M. Sharif.

Ini merupakan bagian kegiatan belajar mata kuliah Politik Sumberdaya Alam, Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat FEMA IPB dan mata kuliah Transformasi dan Gerakan Agraria, Program Studi Sosiologi Pedesaan FEMA IPB. Kegiatan ini bertujuan: 1) agar mahasiswa memahami peran DPR dalam hal legislasi, penganggaran, dan pengawasan pembangunan pertanian, perikanan, kehutanan dan lingkungan, serta peran KPK dalam menangani kasus-kasus korupsi yang berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya alam; 2) melatih mahasiswa untuk melakukan advokasi; 3) memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan pemikiran kritis tentang pembangunan pertanian, perikanan, kehutanan dan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai isu didiskusikan antara DPR dengan mahasiswa seperti isu reklamasi, privatisasi wilayah pesisir dan laut, kedaulatan pangan, reforma agraria, pengembangan sawit, dan sebagainya. Dari diskusi yang berlangsung, DPR mengajak mahasiswa untuk memahami tantangan-tantangan dalam mengimplementasikan regulasi yang dibangun dalam konteks yang ideal.

Disamping itu, diskusi yang berlangsung di KPK juga menarik. Mahasiswa sempat mempertanyakan ujung kasus korupsi reklamasi Teluk Jakarta yang pernah hangat di masyarakat. Wakil Ketua KPK juga mengajak kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memberantas korupsi di bidang sumberdaya alam, termasuk mahasiswa FEMA IPB. Hal ini dikarenakan bidang ini meyangkut berbagai kepakaran dan kepentingan. Menindaklanjuti kegiatan ini, FEMA akan bekerjasama dengan KPK dalam menyelenggarakan pendidikan anti korupsi.

Terakhir, harapan kepada mahasiswa IPB muncul untuk terus meningkatkan sense terhadap isu-isu pertanian serta mengutamakan nilai-nilai kejujuran, integritas, serta keberpihakan pada kaum petani, nelayan, peternak, dan masyarakat kecil. Diskusi perlu terus digelar sebagai ajang pertukaran pemikiran serta untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis, sehingga pada akhirnya lulusan-lulusan IPB dapat memberikan andil bagi kemajuan bangsa.

Famnight adalah ajang menjalin kekompakan mahasiswa

IMG_20161116_201052_HDR

Famnight FEMA 2016

[FEMA IPB] Rabu (16/11) dilaksanakan acara Famnight atau Familiarity Night di Grha Widya Wisuda yang merupakan acara malam apresiasi dan keakraban bagi seluruh mahasiswa FEMA IPB. Acara ini merupakan acara rutin tahunan penutup semua acara organisasi kemahasiswaan.

Menurut ketua pelaksana Famnight yang tahun ini diketuai oleh Roni (SKPM 50) menjelaskan bahwa, acara ini merupakan ajang bagi mahasiswa untuk memberikan penampilan terbaik. Tapi dibalik itu, Roni mengatakan bahwa “famnight ada ajang untuk menjaga kekompakan mahasiswa pada setiap angkatan, karena setiap angkatan akan menampilkan kreativitas terbaiknya”.

FEMA IPB Jalin Kerjasama dengan BPSDMP KP-KKP RI

Rabu (31/8) diklaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Fakultas Ekologi Manusia IPB (FEMA IPB) dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan – Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (BPSDMP KP-KKP RI) bertempat di Ruang AMG Connect, FEMA IPB. Penandatanganan Perjanian Kerjasama tersebut langsung oleh Dekan FEMA IPB, Dr. Arif Satria, dan Kepala BPSDMP KP-KKP, Ir. Rifky E. Hardijanto, disaksikan oleh beberapa Guru Besar FEMA bidang Penyuluhan, Wakil Dekan FEMA, dan beberapa staf FEMA & BPSDMP KP-KKP.

Kerjasama yang dijalin diantaranya untuk mengembangkan aspek-aspek pendidikan penyuluhan, pelatihan, pemberdayaan dan pengabdian masyarakat dalam bidang kelautan dan perikanan agar dapat mndukung Nawa Cita dan pencapaian kinerja pembangunan kelautan dan perikanan Indonesia. Sebelum penandatanganan berlangsung, ditampilkan presentasi profil FEMA IPB melalui video pofil FEMA dan presentasi tentang sistem SIM Akademik FEMA oleh tim IT FEMA, dilanjutkan dengan diskusi tentang isu-isu perikanan terkini serta arah pelaksanaan kerjasama.

Dalam diskusi, Kepala BPSDMP KP-KKP menjelaskan banyak aspek-aspek yang bisa disinergikan, karena bidang kajian di FEMA sangat relevan dengan tugas-tugas yang sedang diemban oleh BPSDMP KP saat ini. Kerjasama ini juga diharapkan mampu mendukung tugas BPSDMP KP yang baru, sebagaimana yang diamanatkan dalam Inpres No. 7/2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional.

Departemen Gizi Masyarakat IPB Gelar Seminar Bertajuk Gizi Anak Sekolah

[FEMA IPB] Departemen Gizi Masyarakat, FEMA, IPB hari ini menggelar Seminar Gizi Anak Sekolah untuk mendukung peningkatan kesadaran pentingnya gizi bagi anak sekolah sebagai salah satu upaya mengatasi berbagai permasalahan gizi di Indonesia.  Bertempat di Auditorium GMSK, FEMA, IPB, Seminar dengan tema “School Feeding Programme, Food Safety of Street Food and Food Served in School Canteen” ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk menyampaikan pesan kepada para guru Sekolah SD dan mahasiswa serta dosen di lingkungan FEMA IPB guna turut mendukung program gizi di sekolah-sekolah.

Seminar ini menampilkan tiga pembicara yaitu  Makiko Sekiyama, PhD, Tokyo University, Prof Dr Ir Siti Madanijah MS, Tim Program Gizi Anak Sekolah dan Dr Tiurma Sinaga, MFSA, Departemen Gizi Masyarakat IPB yang dimoderatori oleh Dr Rimbawan selaku Ketua Departemen Gizi Masyarakat IPB.  Seminar ini membahas mengenai pentingnya gizi bagi anak sekolah dalam rangka mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Peserta seminar ini kurang lebih sejumlah 150 orang yang terdiri atas guru dan Kepala Sekolah SD di lingkar kampus IPB, mahasiswa serta dosen di lingkungan FEMA, IPB. Departemen Gizi masyarakat IPB sangat concern terhadap usaha perbaikan gizi di Indonesia. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Program Gizi Anak Sekolah yang merupakan pilot project Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang  bekerjasama dengan Departemen Gizi Masyarakat IPB. (TJP)

Human Ecology Conference: Human Ecology Toward SDGs

Selasa (2/08), FEMA IPB menyelenggarakan Human Ecology Conference dengan tema “Human Ecology Toward SDGs” sebagai momentum perayaan Dies Natalis FEMA yang ke-11. Konferensi ini dilaksanakan di IPB International Convention Center, dihadiri hampir 300 partisipan.

Inisiasi penyelenggaraan konferensi ini merupakan pertama kalinya di Asia Tenggara, dilatarbelakangi pentingnya menggalang pemikiran para akademisi ekologi manusia dalam menghadapi berbagai isu-isu ekologi yang sedang berkembang. Tema SDG’s diusung karena visi agenda baru tersebut sangat relevan dengan kajian keilmuan di FEMA, diantaranya aspek gizi, kemiskinan, pengelolaan lingkungan hidup, pemberdayaan keluarga, dan kesetaraan gender. FEMA IPB juga menjalin kolaborasi dengan Fakultas Ekologi Manusia yang ada di Asia Tenggara untuk menyukseskan konferensi ini.

Hadir sebagai keynote speaker dalam konferensi ini adalah Menteri Badan Perencanaan Nasional (BAPENAS) yang memaparkan topik “National Development Stategy toward SDGs”, dilanjutkan sesi panel pertama yang dihadiri oleh empat pembicara yaitu: 1) Dr. Arif Satria (Dekan Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor); 2) Prof. Dr. Laily Hj. Paim (Dean Faculty of Human Ecology – Universiti Putra Malaysia); 3) Dr. Raden G. Piadozo (Dean College of Human Ecology – University of the Philippines Los Banos); dan 4) Prof Hyun Ryul Park (President of the International Society for Heal-being Studies). Dilanjutkan dengan sesi panel kedua yang dihadiri oleh tiga pembicara yaitu: 1) Kepala BKKBN; 2) Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak; dan 3) Presiden PERGIZI PANGAN Indonesia.

Sebanyak 38 hasil-hasil penelitian dipresentasikan secara oral dan 8 dipresentasikan melalui poster dalam konferensi ini. Hasil-hasil penelitian tersebut mencakup 4 tema dalam sesi presentasi yaitu: 1) Food, Hunger, and Poverty; 2) Cimate Change, Water, and Environment; 3) Family Empowerment and Well-being; dan 4) Gender and Economic Empowerment. Melalui sambutannya, Dr. Arif Satria selalku Dekan FEMA IPB menyampaikan harapannya semoga kegiatan ini dapat mengawali semangat untuk berkontribusi dalam pencapaian SDGs serta semoga di usia FEMA yang ke-11 ini semakin sukses sesuai dengan motonya ”Membumi dan Mendunia”. (nhm)